Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Isak Tangis Penuh Haru Warnai Peringatan Hari Guru Nasional MIM 2 Badas


Sejumlah 321 Murid kelas satu hingga kelas enam tampak menangis karena terharu saat memberikan setangkai bunga dan mengucapkan selamat hari guru kepada guru kelasnya. Sejumlah guru kelas pun yang telah duduk manis menerima bunga tersebut, membalas dengan memberikan pelukan dan ucapan terimaksih. Tak terasa air mata pun menetas deras mengucuri wajah  bapak dan ibu guru. Suasana tangis bahagia dan penuh haru meledak di halaman madrasah pagi ini.Senin(25/11/2019).

" Terimakasih atas semua jasa ibu selama ini yang telah mendidik kami, maafkan kesalahan kami jika kami kadang membuat kesal dan marah, kami sayang bu elmi. " kata Nadinatasya murid kelas Ir.Soekarno saat memberikan bunga dan ucapan kepada Elmi Nurrohmah walikelasnya.

Acara ini sengaja digelar oleh MIM 2 Badas untuk memperingati Hari Guru Nasional. " Sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terimakasih serta untuk menumbuhkan rasa hormat anak - anak terhadap guru, maka dalam momentum ini kami sengaja mengadakan acara sederhana usai kegiatan upacara bendera. " tutur Luky Fajarianto Kepala MIM 2 Badas.

Ia menambahkan, dalam acara yang berlangsung kurang lebih 45 menit ini ada beberapa reward yang diberikan anak - anak kepada bapak ibu guru. Setelah upacara selesai, bapak dan ibu guru kelas dipersilahkan duduk dikursi yang telah disediakan. Selanjutnya salah satu perwakilan masing - masing kelas maju ke depan membacakan puisi untuk gurunya, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu terimaksig guruku secara bersama sambil melambaikan setangkai bunga. Puncaknya, setiap anak diberikan kesempatan maju kedepan menyerahkan setangkai bunga serta mengucapkan selamat kepada gurunya. " Guru merupakan orang tua kedua kita, jika dirumah ada ayah dan ibu kalian namun dimadrasah guru merupakan ibu dan bapak kalian, untuk itu hormatilah guru. " tutur Luky 

Diakhir sesi, seluruh murid dan bapak ibu guru serta karyawan MIM 2 Badas berkumpul bersama dan saling berjabat tangan seraya memberikan ucapan selamat dan doa. Foto bersama menjadi penanda momentum bagahia ini Tetesan ait mata diwajah diusap secara lembut oleh guru, senyum merekah disetiap anak dan guru bagaikan ikatan emosional  anak dan ibu.