Peringati Hari Santri Nasional, MIM 2 Badas Gelar Apel 500 Santri
Senja diufuk barat hiasi langit sore ini, barisan santri berjubah putih berjajar rapi di tanah lapang. Mereka tampak serius dan penuh khidmat ikuti prosesi Apel Hari Santri Nasional (HSN) yang dihelat oleh MI Muhammadiyah 2 Badas. Diikuti kurang lebih 500 santri yang berasal dari MIM 2 Badas, Muhammadiyah Markaz Qur'an (MMQ), Madin Aiysiyah Sekoto, dan TK Aisyiyah IV Sekoto serta puluhan walimurid dan tamu undangan padati lokasi apel sore ini .Selasa(22/20/2019)
Diawal proses apel, dilaksanakan pembukaan dengan cara muroja'ah surat An - Naba oleh semua peserta Apel. Lantunan ayat suci Al Qur'an berkumandang dari barisan putih peserta. Kemudian acara apel digelar sesuai dengan urut - urutan kegiatan apel. Tak Lupa seluruh peserta dan tamu undangan berdiri seraya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Sang Surya, dilanjutkan dengan Mars Hafidz Qur'an.
Tampak berdiri tegak diatas podium, M.Yusuz Aziz anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Kediri bertindak sebagai Inspektur Apel. Dalam amanat singkatnya, Ia menjelaskan secara singkat peristiwa sejarah yang melatar belakangi ditetapkannya tanggal 22 Oktober sebagai hari santri. " Ditetapkannya tanggal 22 oktober sebagai hari santri oleh pemerintah adalah untuk mengenang jasa para pejuang islam Khsusunya KH Hasyim Asyari beserta santrinya serta ormas islam lain dalam rangka menegakkan kedaulatan bangsa Indonesia yang saat itu tengah diancam oleh Belanda dan sekutunya, meskipun telah merdeka ternyata masih banyak perlawanan penjajah terhadap bangsa ini. " tegas yusuf.
Ia menambahkan sebagai seorang santri yaitu anak- anak sekalian yang sedang menimba ilmu agama islam baik di Madrasah maupun Taman kanak - kanak tak hanya yang di pondok pesantren saja." Momentum hari santri nasional setidaknya meningatkan kita akan perjuangan tokoh - tokoh islam saat itu dan memberikan pesan moral bagi kita untuk senantiasa terus berjuang menegakkan islam serta mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia ini dengan belajar dan beribadah dengan baik." imbuh yusuf
Kepala MIM 2 Badas Luky Fajarianto menjelaskan bahwa kegiatan apel seperti ini merupakan rangkaian kegiatan HSN di MIM 2 badas bersinergi dengan beberapa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di kecamatan badas seperti MMQ, Madin, maupun TK. Selain itu dipagi harinya juga digelar acara spriritual building (penguatan iman dan taqwa) dalam bentuk motivasi dan ceramah. " Untuk Siswa kelas satu dan dua kami isi dengan ceramah islam yang bertempat diaula madrasah, sedangkan untuk kelas tiga hingga enam kami isi dengan motivasi keimanan yang bertempat di masjid." Kata Luky
Sementara itu, Ustadz Dhika Raharja selaku direktur Muhammadiyah Markaz Qur'an (MMQ) juga dihadirkan untuk memberikan motivasi kepada siswa kelas atas. Usai melaksanakan sholat dhuha, seluruh siswa duduk rapi dimasjid sambil menyimak dan mendengarkan ceramah dari ustadz. " Pada kesempatan ini saya akan membawakan sebuah ceramah tentang sosok Nabi Muhammad SAW " kata Ustadz alumni LIPIA Jakarta ini .