Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kemeriahan Festival Bulan Bahasa Warnai Inovasi & Kreativitas MIM 2 Badas


Dalam rangka memperingati momentum sumpah pemuda 28 Oktober 2019, MI Muhammadiyah 2 Badas menggelar Festival Bulan Bahasa. Kegiatan yang diikuti sebanyak 321 Murid dari kelas satu hingga enam ini digelar di halaman madrasah dengan memasang satu panggung ukuran besar sebagai pusat acara dan  beberapa ruang kelas untuk perlombaan. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari dengan dua alokasi waktu , yakni pagi hari dan malam hari.Sabtu(19/10/2019)

Festival Bulan Bahasa (FBB) merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap satu tahun sekali, tepatnya dibulan oktober sebagai rangkaian acara Kegiatan Tengah Semester (KTS) ganjil. Selain untuk memperingati sumpah pemuda, FBB juga bertujuan untuk menggali potensi bakat dan kompetensi non akademik anak - anak meliputi kompetensi seni, olahraga, dan kebahasaan. Dalam bidang olahraga digelar lomba Renang 25 meter yang telah dilaksanakan kamis sebelumnya, sedangkan bidang seni dan kebahasaan digelar bermacam- macam lomba. Diantaranya lomba pidato dua bahasa, baca puisi, melukis, menulis puisi, dan cerita bergambar. 

Kegiatan perlombaan tersebut digelar dipagi hari hingga siang. Dalam acara pembukaan,disuguhkan tampilan hafalan juz 30 yang dibawakan oleh murid kelas tahfidz. Diakhir tampilannya, mereka menyanyikan lagu hafidz qur'an secara bersama - sama. Tak pelak beberapa walimurid dan guru terharu bahkan meneteskan air mata saat melihat tampilan tersebut. 

Sebagai acara puncak sekaligus penutupan KTS 1, malam harinya digelar pentas seni dan penyeraan hadiah hasil perlombaan FBB. Ratusan pentonton berasal dari anak - anak , orangtua , serta tamu undangan tampak memadati halaman madrasah. Dalam acara ini disuguhkan beberapa penampilan yang memukau dari beberapa kelompok ektrakurikuler yang ada di MIM 2 badas. Kelompok Drmband menampilkan unjuk gelar diatas dan didepan panggung dengan lagu yang ditampilkan berjudul gambang suling. 

Berikutnya atraksi dari kelompok eksrtakurikuler  tapak suci yang menyuguhkan kelihaiannya dalam membawakan gerakan beladiri diatas panggung. Suara " prakk " berasal dari pecahan genting yang berhasil dipecah anak - anak dengan tangan kosong dan tendangannya membuat pononton terkagum - kagum. Tak ketinggalan, Tarian Nusantara yang dibawakan empat puluh penari berasal dari ekstrakurikuler tari berhasil memukau penonton. Gerakan rancak diiringi musik khas nusantara dari sabang sampai merauke menambah elok tarian ini.

Diakhir acara, penonton dimanjakan dengan tampilan menghibur dari kelompok Ekstrakurikuler Teater. Drama komedi yang berjudul " Dalang dan wayang " berhasil membuat penonton tertawa dan fokus memandang panggung berukuran 6 x 6 itu. Sorotan Lampu Lighting disetiap sudut panggung menambah hidup suasana pementasan.  Eti Kusuma Dewi salah satu penonton berkomentar " Drama yang disutradarai langsung oleh Pak Luky Fajarianto bagus sekali, ceritanya lucu dan menarik," kata eti melalui akun whatsapnya.

Pengurus Lazizmu Kabupaten Kediri, Agung Devi Bahtiar yang malam itu juga hadir menyaksikan pementasan FBB MIM 2 Badas juga memberikan apresiasi baik. " Tampilannya bagus - bagus, keponakan saya sampai dak mau pulang sebelum acaranya selesai, malah diakhir acara ingin sekali ketemu dan foto bersama para pemain dan penari yang tampil," Kata Agung melalui akun whatsapnya.

Ketua Panitia FBB Lukman Hendriyanto menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu acara ini. " Terimakasih kepada anak - anak, Walimurid, bapak dan ibu guru yang telah melatih dan mempersiapkan serta bapak kepala madrasah yang telah mensupport acara ini, semoga tahun mendatang akan lebih semarak lagi dan sukses untuk semuanya. " tutur lukman .